Kamis, 19 April 2012

5 Negara Penghasil Minyak terbesar


Akhir-akhir ini isu tentang BBM (bahan bakar minyak) sedang sangat hangat. Isu tentang pembatasan BBM, kenaikan harga, alternatif BBM sangat sering kita dengar di media massa. Apa itu BBM? Bahan bakar minyak adalah suatu sumber energi yang berasal dalam tanah yang asalnya bersumber dari fosil/jasad renik organisme kecil seperti zooplankton dan algae. Dari minyak mentah yang digali dari dalam tanah diolah lagi menjadi minyak yang siap pakai. Bahan Bakar Minyak terdiri dari campuran kompleks antara hidrokarbon dan larutan organik lainnya. 


     Pada era modern seperti sekarang ini, pergerakan/mobilitas manusia sangat cepat, sehingga dibutuhkan alat transportasi yang dapat memindahkan manusia. Sayangnya bahan bakar minyak yang merupakan penggerak transportasi ini merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Setelah mengetahui apa itu bahan bakar minyak, saya terdorong negara apa saja yang merupakan negara penghasil minyak terbesar, tentunya negara-negara ini sangat beruntung dan dapat menggunakan sumber daya alamnya yang berlimpah. Berikut adalah negara-negara penghasil minyak terbesar di dunia : 
                 

      1.      Rusia                     

    Adalah negara yang sempat menjadi bagian dari Uni Soviet yang pada saat itu merupakan negara adidaya selain Amerika Serikat. Negara ini adalah salah satu negara yang pertama kali mengenal minyak bumi, yaitu pada tahun 1861 setelah ditemukannya metode penyulingan minyak menjadi bahan bakar siap pakai oleh Ignacy Lukasiewicz pada tahun  1846. Produksi minyak harian negara Rusia sebesar 10.540.000 barrel per hari atau 12% dari total produksi minyak bumi seluruh dunia. 
  

2.      Arab Saudi                                 

      Negara yang terletak di dataran Timur Tengah ini merupakan negara dengan produksi minyak kedua terbesar di muka bumi. Negara ini mempunyai bentuk pemerintahan monarki dengan pemimpin negara yaitu raja. Meskipun sebagian wilayahnya dikelilingi padang pasir, namun produksi minyak harian negara Arab Saudi sebesar 8.800.000 barrel per hari. Pada mulanya penemuan minyak di Arab Saudi dimulai pada tahun 1938 setelah Raja Abdul Aziz mengizinkan Standard Oil Company of California melakukan eksplorasi di wilayahnya. Sejak saat itu sekitar tahun 1939 sampai 1953 pendapatan dari sektor minyak terus meningkat dari $7 juta dolar hingga $200 juta dolar. Pada saat ini sektor minyak menyokong perekonomian arab saudi hingga 75% dari anggaran pendapatan dan belanja negara. 

           3.      Amerika Serikat                         


Mungkin banyak yang tidak percaya bahwa negara adidaya satu ini merupakan negara penghasil minyak terbesar ketiga di dunia. Sejak didirikannya perusahaan-perusahaan minyak besar di Amerika, produksi minyak Amerika Serikat terus bertambah, terlebih setelah negara bagian Alaska menjadi bagian Amerika Serikat. Namun sumber daya yang melimpah tidak sebanding dengan konsumsi minyak yang terus meningkat, sehingga banyak kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang sering mencampuri urusan negara lain demi melindungi sektor energi dalam negerinya. Amerika Serikat juga merupakan negara terboros dalam hal konsumsi energi. Sekitar 1/5 total konsumsi energi dunia dilakukan oleh Amerika Serikat. Produksi minyak harian Amerika Serikat sebanyak 7.800.000 barrel per hari.
  

            4.        Iran                                   


Jelas sudah mengapa ketegangan di selat Hormuz antara Amerika Serikat dengan Iran pada tahun lalu sempat membuat harga minyak melambung naik. Negara Iran yang berbentuk Republik Islam merupakan negara penghasil minyak terbesar keempat di dunia sekaligus salah satu negara adikuasa dibidang energi karena mempunyai cadangan minyak terbesar ke tiga dan cadangan gas alam terbesar ke dua di dunia . Sektor minyak merupakan komoditas utama negeri ini. Produksi minyak harian Iran sebesar 4.172.000 barrel per hari.
 

      5.       China                                      


Macan Asia satu ini merupakan negara penghasil minyak terbesar ke lima. Negara yang secara implisit merupakan negara adikuasa sekarang ini memproduksi sekitar 3.991.000 barrel minyak perhari. Namun sektor minyak bukanlah sektor yang dominan dalam pendapatan negeri tirai bambu ini, karena sektor perdagangan dan pariwisata lebih besar kontribusinya.


Mungkin banyak yang bertanya, diurutan ke berapakah Indonesia? Indonesia berada di urutan 21, dengan produksi harian 1.023.000 barrel per hari. Namun konsumsi masyarakat indonesia sudah melebihi dari produksi, sekitar 600.000 barrel minyak kita impor tiap harinya. Apakah harga BBM di Indonesia perlu dinaiikan? Biarlah pemerintah  saja yang menentukan, tetapi hendaknya setiap kebijakan berpihak kepada rakyat khususnya rakyat kurang mampu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar