Kamis, 19 April 2012

Gagasan Sistem Perparkiran Sederhana di Gunadarma


Pendahuluan
Mahasiswa gunadarma menggunakan berbagai macam kendaraan untuk sampai ke kampus. Ada yang menggunakan angkutan umum, ada yang menggunakan sepeda motor, ada yang menggunakan mobil dan ada pula yang menggunakan sepeda. Setiap mahasiswa bebas menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Sistem perparkiran gunadarma  bersifat menampung semua kendaraan didalam kampus. Sebagai angkatan 2010, kami merasakan bahwa parkiran gunadarma sudah sangat penuh, untuk parkiran di kampus e meskipun sudah dibuat parkiran bertingkat, namun seiring makin banyaknya mahasiswa gunadarma sering sekali parkiran menjadi sangat meluber hingga ke dekat parkiran mobil, bahkan hingga sampai ke depan toilet. Untuk kampus D dan G bahkan H yang baru dibangun juga mengalami hal yang serupa. Selain itu sistem keamanan parkir yang kurang baik juga menimbulkan kerawanan untuk para pengendara motor. Pernah saya mendengar ada beberapa motor yang hilang saat diparkir di gunadarma. Tentunya ini sangat mengkhawatirkan, bagaimana parkiran gunadarma di tahun 2020?
Gagasan
Beberapa gagasan kami coba bangun dari masalah ini. Beberapa gagasan tersebut mungkin agak sulit dilakukan, namun kami coba mengutarakannya.
Di Indonesia yang merupakan negara demokrasi, kebebasan untuk mengatur pemanfaatan lahan di atur dalam undang-undang. Setiap orang yang memiliki lahan bebas untuk menggunakan atau menyewakan lahannya. Untuk didaerah Jabodetabek dikenal beberapa perusahaan parkir yang menyediakan jasa pengelolaan parkir, diantaranya Secure Parking dan Sun Parking. Untuk Gunadarma ada dua pilihan untuk mengelola lahan parkir, bisa menggunakan jasa perusahaan swasta seperti diatas, atau bisa juga mengelola sendiri. Untuk sekedar info, untuk lahan 1000m persegi, perusahaan parkir swasta berani menyewa sebesar 40 juta. Tapi disini kami asumsikan Gunadarma ingin mengelola lahan parkir secara swadaya.
Dalam membangun sistem parkir ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :
-Biaya
-Teknologi
-Luas Lahan
Segi biaya sangat tergantung dengan teknologi yang digunakan. Ada beberapa sistem pengenalan dalam perparkiran, antara lain :
1. Karcis
Saat kendaraan masuk, operator menginput nomor polisi kendaraan, lalu sistem komputer akan mencetak tiket/karcis berisi informasi nomor polisi, hari dan jam masuk, mungkin juga ditambahkan dengan nama operator yang bertugas. Dan saat kendaraan keluar, pengemudi akan memberikan karcis itu kembali yang kemudian di-input oleh petugas. Hal terpenting yang harus dilakukan petugas adalah menyamakan nomor polisi yang tertera di karcis dan yang terdapat dalam plat kendaraan. Selanjutnya komputer akan menghitung biaya parkir. Keuntungannya adalah, biaya yang dikeluarkan untuk membuat karcis relatif murah, dan sedangkan kelemahannya diantaranya pemalsuan karcis sangat mudah dilakukan, dan kertas lebih mudah rusak/hilang, dan jika karcis berada di tangan kriminal makan dengan mudahnya ia mencari dan menemukan kendaraan korban karena nomor polisinya tertera di dalam karcis.
2. Kartu barcode
Pada media kartu barcode di cetak permanen dari pabrik sehingga tidak dapat di ubah lagi hal ini akan membuat data barcode tidak berupa nomor polisi, melainkan data akan berupa key code yang mengandung informasi kendaraan yang nantinya akan tersimpan dengan database. Kelemahannya adalah karena kartu ini selalu digunakan berulang-ulang dan barcode tertera didalam kartu, otomatis barcode yang ada alama kelamaan akan menjadi pudar lalu menjadi tidak terbaca.
3. Kartu magnetic
Kartu magnetik atau yang sering anda lihat di dalam kartu atm memiliki pita magnetik. Keuntungannya adalah kartu magnetic lebih tahan cuaca dibandingkan kartu barcode yang tintanya dapat pudar. Pada kartu magnetic juga dapat dilakukan penulisan ulang data dan modifikasi data sehingga anda dapat mempertinggi tingkat keamanan karena enkripsi kode yang berbeda-beda.
4. Rfid/smart card
Berupa kartu yang memiliki chip didalam kartu atau komponen ic (integrated circuit). Didalam penggunaannya di dalam sistem parkir, kartu tidak bersentuhan dengan gardu, melainkan terbacar secara otomatis melalui pemancar radio yang dipancarkan dalam Chip dan diterima oleh gate. Jika data cocok maka gate akan terbuka dengan sendirinya. Diperlukan pengisian pulsa/credit untuk membayar biaya parkir. Karena dengan menggunakan gate rfid maka pengguna tidak lagi menggunakan sistem manual.
Untuk yang nomor satu biaya akan jauh lebih murah, namun segala konsekuensi telah dijabarkan diatas. Untuk pembuatan sistem perparkiran sederhana dibutuhkan beberapa perangkat antara lain :

-          Komputer dan server
-          Printer struk
-          Palang pintu otomatis (tidak mutlak, tergantung sistem & biaya)
-          CCTV (untuk tambahan keamanan)
-          Proximity Card + Reader / atau boleh juga pake kartu barcode (Ini dipakai kalau tidak pakai struk...)
Untuk gambarannya sebagai berikut :


 Sedangkan untuk flowchart alur keluar dan masuknya sebagai berikut:














Selain mempersiapkan sistem perparkiran, perlu juga dipikirkan untuk mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang masuk, misalnya dengan membuat sistem kuota, jika sudah melebihi kapasitas motor/ mobil tidak diperbolehkan masuk sehingga dapat mencari tempat parkir lain di luar kampus. Kegiatan bersepeda juga bisa digalakkan, misalnya dengan memberikan sepeda pada mahasiswa gunadarma pada saat pendaftaran, sehingga mahasiswa yang rumah/kostnya dekat dapat menggunakan sepeda yang selain sehat juga dapat mengurangi parkir. Parkir sepeda juga seharusnya segera dibuat.  
Sistem pembayaran parkir juga dipertimbangkan semurah mungkin sehingga tidak memberatkan mahasiswa, misalnya satu hari Rp. 1000. Selain parkir semakin aman, hasil dari parkir juga dapat menambah kesejahteraan karyawan gunadarma.

Jumat, 23 Maret 2012

Sistem Keamanan Bank

Bank adalah suatu lembaga pengelola dana masyarakat yang disalurkan kembali dalam bentuk kredit dan segala jenis produk perbankan. Dalam proses pengumpulan dana masyarakat dalam hal ini disebut sebagai nasabah, bank memiliki aturan-aturan yang sudah disesuaikan dengan aturan bank regulator di masing-masing negara. Untuk di Indonesia bank regulator ini adalah Bank Indonesia. Dalam setiap kegiatannya setiap bank wajib melapor kepada bank sentral. Aturan ini berlaku di seluruh dunia. Setiap bank juga diwajibkan menyetor dana cadangan kepada Bank regulator untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu bank itu kolaps.
Sebagai lembaga yang dipercaya untuk mengelola dana masyarakat tentunya bank di harapkan mempunyai sistem keamanan yang baik sehingga nasabah merasa terlindungi jika menyimpan dananya disana. Namun akhir-akhir ini ada beberapa kasus pembobolan bank yang mengakibatkan terkurasnya dana nasabah dan dalam jumlah yang tidak sedikit pula. Beberapa kasus terbaru dalam pembobolan dana nasabah di beberapa bank di Indonesia :
Pertama, pembobolan kantor kas BRI Tamini Square sebesar Rp 29 miliar, melibatkan supervisor bank berinisial AM dan 4 tersangka lain. Modusnya membuka rekening atas nama tersangka lain, kemudian mentransfer uang ke dalam rekening yang kemudian ditukar dalam bentuk dolar.

Kedua, pemberian kredit dengan dokumen dan jaminan fiktif pada Bank BII pada 31 Januari 2011. Tersangka merupakan account officer BII di kantor cabang Pangeran Jayakarta. Total kerugian Rp3,6 miliar.

Ketiga, pencairan deposito dan nasabah tanpa sepengetahuan pemiliknya di Bank Mandiri. Modusnya memalsukan tanda tangan di slip penarikan, kemudian ditransfer ke rekening tersangka. Kasus yang dilaporkan 1 Februari 2011 dengan nilai kerugian Rp18 miliar. Polisi menetapkan lima tersangka, Salah satunya costumer service.

Keempat, terjadi di Bank BNI, dengan modus mengirimkan berita telex palsu. Isinya berupa perintah untuk memindahkan slip surat keputusan membuka rekening peminjaman modal kerja. Perkara ini melibatkan wakil pimpinan BNI di sebuah cabang Depok. Namun kasus ini berhasil dicegah karena sistem bank berhasil menghentikan transaksi itu.

Kelima, pencairan deposito milik nasabah oleh pengurus bank tanpa sepengetahuan pemiliknya di BPR Pundi Artha Sejahtera. Pada saat jatuh tempo deposito itu tidak bisa dibayarkan. Kasus ini melibatkan Direktur Utama BPR, dua komisaris, komisaris utama, dan marketing.

Keenam, terjadi pada Bank Danamon, dengan modus menarik uang kas berulang-ulang dari kantor cabang pembantu Menara Bank Danamon. Tersangka merupakan mantan teller Bank Danamon. Kasus yang dilaporkan 9 Maret 2011, dengan nilai kerugian Rp1,9 miliar dan US$110 ribu.

Ketujuh, terjadi Panin Bank dengan modus penggelapan dana nasabah yang dilakukan Kepala Operasi Panin Bank. Kejahatan ini dilakukan Kepala Operasional Panin Bank Cabang Metro Sunter, MAW, dengan kerugian Rp2,5 miliar.

Kedelapan, pembobolan yang dilakukan mantan relationship manager Citigold Citibank, MD. MD menarik dana nasabah tanpa sepengetahuan pemilik melalui slip penarikan kosong yang sudah ditandatangani nasabah. Nilai kerugian sebesar Rp4,5 miliar.


Setelah melihat beberapa kasus diatas, saya bertanya-tanya, apakah begitu lemahnya sistem keamanan bank di Indonesia. Lalu saya mencari referensi tentang sistem keamanan bank, dan menurut sumber referensi sistem aplikasi dalam perbankan dapat dijabarkan sebagai berikut

 

Sistem keamanan bank sudah sangat berlapis, sejak dana masuk melalui teller, rekening nasabah langsung di update dalam hal kuantitas dan detail lainnya seperti tempat penyetoran, cara penyetoran (transfer/tunai) dsb. Lalu di akhir hari pegawai bank akan mencocokkan/ melakukan rekonsiliasi antara catatan akhir hari dan dana tunai yang dipegang bank. 

Sistem keamanan bank meliputi tiga aspek penting yaitu kerahasiaan (security), integritas (integrity), ketersediaan (availability). Dalam kasus-kasus diatas, dapat kita analisa bahwa ada satu hal yang tidak terpenuhi yaitu integritas. Para pegawai bank yang seharusnya menjaga uang nasabah malah berusaha membobolnya. Dalam hal ini jika tiga aspek diatas tidak dipenuhi maka sistem secanggih apapun dapat bobol. Namun setiap kebobolan dapat diketahui segera dan para pelaku dapat ditangkap. Beberapa kebobolan dapat berasal dari kesalahan sang nasabah atau memang kesalahan oknum bank. 

Sebagai nasabah sebaiknya kita semakin berhati-hati dalam bertransaksi melalui bank. Menjaga kartu atm, berhati-hati dalam menggunakan pin, merupakan tindakan preventif yang dapat dilakukan dari pihak nasabah. Jika kebobolan berasal dari oknum bank, sudah pasti bank siap mengganti kerugian. Dan saya masih yakin bahwa bank merupakan tempat teraman untuk menyimpan uang,

Kamis, 08 Maret 2012

Film-film sarat makna

Sebagai penikmat film ( kebanyakan download sih, hehe..) ada beberapa film yang pernah saya tonton dan sangat menyentuh. Diantara banyak jenis genre film, beberapa film ternyata sarat oleh makna dan bukan sekedar hiburan/ komedi semata. Ada film yang mengangkat tema kemanusiaan, ada yang mengangkat tema konflik, ada yang sangat memotivasi dsb. Jadi selain mendapatkan entertaiment ada makna juga yang dapat kita petik. Dibawah ini saya ingin menulis resensi berdasarkan beberapa film yang pernah saya tonton. Sekali lagi hanya film yang saya pernah tonton, sebenarnya film sarat makna masih banyak sekali.

1. The Shawshank Redemption

Film ini bercerita tentang seorang narapidana yang dimasukkan kedalam penjara akibat didakwa membunuh istrinya sendiri. Andy namanya. Didalam penjara ia mengalami perlakuan kasar dari narapidana lain, namun dia tetap tabah, dan sama sekali tidak menyesali perbuatannya, karena ternyata ia hanya korban salah tangkap. Dan ia sendiri sudah berkali-kali mengatakan bahwa bukan dia yang membunuh istrinya. Setelah beberapa lama di dalam penjara, Andy menjadi napi kepercayaan kepala penjara dan sebagai eks bankir, ia disuruh untuk berbuat curang dengan memanipulasi anggaran penjara. Kemudian ada salah satu napi yang ternyata mengetahui kronologis pembunuhan istri Andy dan dia siap bersaksi di pengadilan untuk meringankan hukuman Andy (Andy dihukum seumur hidup). Namun mengetahui hal ini, sang kepala penjara tidak mau tahanan andalannya keluar dan berpotensi membocorkan perilaku curang sang kepala penjara, akhirnya membunuh sang napi yang bersedia menjadi saksi bagi Andy. Setelah pembunuhan terjadi, Andy memutuskan kabur dari penjara, dan disaat yang tepat ia berhasil keluar sambil membawa semua uang hasil kecurangan sang kepala penjara. Hikmah yang dapat diambil adalah bahwa kita tidak perlu takut jika tidak berbuat kesalahan, dan orang yang berhasil adalah orang yang tidak pantang menyerah.



2. Hotel Rwanda

Film ini bersetting di Rwanda, tahun 1994, dimana bercerita tentang konflik antar etnis disana yang melibatkan dua suku yaitu Hutu dan Tutsi. Suku ini bermusuhan sejak jaman penjajahan karena suku Tutsi lebih dipercaya oleh Belgia untuk mengelola negara. Konflik ini makin terasa sejak suku Tutsi memberontak dan dianggap sebagai penghianat bangsa. Salah satu penduduk, Paul, adalah seorang manajer hotel internasional dimana ia bersuku Hutu sedangkan istrinya bersuku Tutsi. Sebagai menajer hotel ia membangun hubungan yang baik dengan para jendral militer. Pada saat pembantaian dimulai, ia melindungi sekitar 2000 orang didalam hotel tersebut. Berbekal hubungan yang baik dengan para jendral, ia mendapat perlindungan, tapi itu tidak bertahan lama, karena para jendral ini memerasnya. Dan ia sendiri pun sudah dianggap penghianat oleh sukunya. Untung ada beberapa pasukan UN (PBB) yang berusaha melindungi mereka, dan akhir cerita mereka berhasil lolos menuju pengungsian. Film ini berdasarkan kisah nyata, dan pada saat itu jumlah korban tewas diperkirakan sekitar 500 ribu orang. Namun film ini tidak mengekspos secara ldetail proses pembantaian, dan tidak ada sama sekali gambar yang menyeramkan, tetapi lebih ke sisi emosi yang dibuat seolah-olah sangat menegangkan. Hikmah yang dapat diambil : Tidak ada alasan untuk tidak berbuat baik, bahkan disaat paling sulit sekalipun.


3. A Beautiful Mind

Dibuat berdasarkan kisah nyata dari salah seorang peraih nobel dibidang ekonomi, John Nash, dimana beliau menemukan persamaan Nash (Nash's equation). Bercerita tentang awal karir hingga ia mendapat nobel. Sebagai anak yang jenius, ternyata ia memiliki kelainan dalam hal kejiwaan. Ia menderita skizofernia yaitu sindrom dimana merasa bahwa dirinya memiliki teman khayalan yang selalu menemaninya. Setelah lulus S3, ia bekerja pada Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Namun akibat skizofernia, pekerjaannya berantakan, bahkan ia dipecat dan harus masuk kedalam rumah sakit jiwa. Namun lagi-lagi setelah berfikir dan menemukan solusi untuk mengatasi skizofernia, akhirnya ia dapat menciptakan suatu persamaan yang membuatnya mendapatkan nobel. Hikmah yang dapat diambil : Keadaan yang sulit merupakan tantangan untuk menunjukkan siapa sebenarnya diri kita, apakah kita pemenang atau pecundang.


4. Life is Beautiful

Film ini dibuat tahun 1997 dan berlatar belakang perang dunia tahun 1945. Guido, seorang yahudi tinggal di Italia. Ia memiliki selera humor yang sangat tinggi, dan menggunakan hal dengan sangat baik untuk mendapatkan cinta dari gadis pujaannya. Setelah menikah dan mempunyai anak, meletuslah perang, dan saat itu terjadi sentimen luar biasa terhadap ras yahudi, mereka sekeluarga dimasukkan kedalam kamp konsentrasi untuk kerja paksa. Tetapi uniknya sang ayah malah berkata kepada anaknya bahwa ini hanya sekedar permainan belaka, sang anak hanya disuruh untuk tidak berisik dan mematuhi segala perintah sang ayah karena ada hadiah yang menanti diakhir kamp. Dan film ini berakhir dengan kekalahan Italia dan sang ayah dieksekusi dan sang anak selamat karena mengikuti perintah sang ayah. Film ini bergenre komedi, sangat banyak adegan lucu, dan herannya sekaligus film yang sarat makna. Hanya difilm ini saya bisa tertawa sambil mengagumi jalan cerita. Sangat patut ditonton. Hikmah yang diambil : Hidup itu indah, nikmatilah selagi kita bisa menikmatinya dengan hal-hal yang positif.

Cukup sekian resensi dari saya. Sebenarnya cukup banyak film yang sarat makna, tapi lumayan pegal juga untuk menulis resensinya. Semoga bermanfaat.

Selasa, 06 Maret 2012

Membangun motivasi belajar dan teknik belajar yang benar

Sebenarnya pada saat saya menulis ini, saya juga sedang berjuang untuk mempraktekkan hal ini. Sebagai mahasiswa, kita dituntut untuk lebih kreatif dalam cara belajar karena sistem perkuliahan yang menuntut mahasiswa untuk aktif mencari ilmu bukan lagi seperti saat sekolah dasar/ sekolah menengah dimana siswa tinggal mengikuti kemauan guru untuk mendapatkan nilai yang baik. Sejak pertama kali kuliah saya merasakan perbedaan yang sangat signifikan dalam alur siklus belajar. Jadwal yang bersifat selang-seling/ tidak setiap hari masuk terkadang menyulitkan dalam mengatur pola hidup terutama jam tidur. Terkadang juga godaan untuk begadang agak sulit untuk ditolak, terutama saat ada pertandingan bola dsb. Tapi setelah tahun kedua saya sadar, jika bukan diri sendiri yang berusaha untuk merubah kebiasaan dan pola hidup, siapa lagi. Dan berikut adalah tips-tips untuk membangun motivasi belajar :

1. association of pleasure to achievement, yaitu mengasosiasikan emosi yang kita miliki dengan kenikmatan atau perasaan senang ketika kita berhasil meraih kesuksesan atau prestasi.

Secara ringkas dan mudah, simulasikan dan jawab pertanyaan berikut ini:
- Sebutkan 5 hal yang anda dapatkan ketika anda berhasil dengan baik menguasai materi pelajaran (ini)

- Sebutkan 5 hal yang anda dapatkan ketika anda lebih cepat menguasai materi pelajaran ini?

atau contoh (aplikasi) lain, misalkan untuk kuliah,

- Apa saja yang anda akan dapatkan ketika berhasil mendapatkan nilai terbaik di semua mata kuliah?
dll
Tuliskan hal hal tersebut (jawaban anda, yaitu berupa keuntungan2nya) dan bisa tempel atau baca ulang tiap saat), atau afirmasi.

2. association of unbearable pain to failure, yaitu membayangkan dan mengasosiasikan emosi tentang kerugian yang kita dapatkan ketika meraih hal tersebut,

contoh self asking:

- Sebutkan 5 kehilangan atau kerugian yang akan anda alami ketika gagal meraih nilai baik dalam mata pelajaran / kuliah ini??

tuliskan kerugian tersebut dan baca ulang, afirmasi.

Intinya dalam 2 hal tersebut, menurut saya, anda harus mengakali/ menipu (ekstrimnya) pikiran anda sendiri. Dengan merubah mindset pasti dengan sendirinya tubuh akan mengikuti, karena tubuh dikendalikan oleh pikiran/ otak.

Sedangkan untuk teknik belajar terdapat banyak sekali teknik belajar yang sebenarnya hanya orang yang bersangkutanlah yang mengetahui teknik mana yang paling tepat untuk dirinya. Beberapa teknik belajar efektif :

a. Untuk mengakali sistem kebut semalam antara lain dapat dilakukan tips berikut :

1. Kondisikan diri anda serileks mungkin, kalau perlu pejamkan mata dan atur posisi tubuh anda dalam kondisi berbaring, dan lemaskan semua otot anda

2. Bawa otak anda dalam kondisi alfa, hirup nafas dalam dalam dan hembuskan pelan, 3-7 kali sampai nyaman

(dua tahap ini memakan waktu maks 5 menit)

3. Setelah rileks, pejamkan mata anda, dan katakan pada diri anda sendiri tujuan anda dalam belajar ini, contoh: saya menguasai materi ..... (yang anda pelajari) dalam waktu ..... (waktu anda yang tersisa), ulangi kata kata ini sampai anda mengingatnya benar

4. Belajar dengan rileks, kalau anda membaca, usahakan buat rangkuman singkat atau nota tentang hal hal yang penting yang anda temukan, boleh dicatat, ingat hal yang penting saja, misal: term, kata kunci, singkatan, rumus, dll

5. Gunakan waktu anda seefektif mungkin, buat belajar anda per termin, misalkan satu termin 10-15 menit, lalu jeda 5-7 menit, gunakan untuk relaksasi, misal mendengar musik favorit, makan, menatap langit, memejamkan mata, pokoknya relaksasi

6. Mulai lagi belajar dengan timing termin yang sama, tanpa harus melakukan relaksasi lagi seperti di atas

Semua hal diatas hanya dianjurkan untuk hal-hal yang mendesak, misal ujian dadakan dsb, karena dalam situasi tertekan akan sangat sulit untuk menyerap pelajaran. Tetapi untuk UTS/UAS yang kita sudah kita ketahui jadwalnya dari jauh-jauh hari sebaiknya kita mencicil dalam mempelajarinya.

b. Sedangkan untuk strategi belajar efektif antara lain :

1. Tidak ada ketentuan khusus berapa jam kita belajar dalam sehari yang penting kualitas belajarnya dan untuk target belajar, misalkan kita akan belajar dalam jangka waktu tertentu, 2 jam contohnya, perbanyak sesinya mosal satu sesi 10-15 menit, lalu berhenti 3-5 menit, begitu seterusnya sampai dua jam.

2. Untuk mengingat materi secara efektif kita harus membacanya dengan fun ibaratkan kita sedang membaca koran/ novel. Dan untuk lebih mengingat kita dapat membuat ringkasan/ review dari bahan yang sudah dipelajari. Ibarat seperti di kampus, jika kita sering mencatat toh pasti ada sedikit yang masuk ke otak kan?

c. Beberapa hambatan dalam belajar dan solusinya antara lain :

1. Rasa ngantuk; secara teori otak akan menutup RAS (retikular activating sistem) yang berfungsi untuk menyaring informasi, jika subyek pelajaran tidak dianggap menarik oleh otak. Cara mengatasinya adalah dengan cukup tidur dan memastikan bahwa subyek yang kita perhatikan adalah sesuatu yang penting bagi kita, selain itu juga memastikan oksigen yang masuk ke dalam tubuh cukup misal dengan menarik napas atau minum.

2. Cramming/ seharian belajar besoknya lupa. Hal ini terjadi karena otak sebagai pengolah informasi tidak sampai kepada Long Term Memory tetapi hanya masuk kedalam Short Term Memory. Solusinya adalah dengan melakukan pengulangan secara berkala misal pengulangan dalam satu jam, satu hari, satu minggu setelah informasi itu diterima. Maka dari itu sistem kebut semalam sangat tidak dianjurkan karena berpotensi untuk cramming.

Dasar dari semua tips diatas adalah dengan menyukai pelajaran yang akan dipelajari. Selain itu kondisi tubuh sangat berpengaruh, sehingga sangat disarankan untuk memperhatikan asupan gizi dan tidur yang cukup. Demikian tulisan dari saya, semoga bermanfaat.

Senin, 13 Juni 2011

BAB 10 : MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Perasaan, emosi dan kehendak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia sebagai makhluk yang paling mulia. Emosi adalah reaksi yang di curahkan manusia sebagai dampak dari kejadian yang dialami oleh manusia itu sendiri. Orang yang tertawa bahagia tentunya mempunyai alasan untuk melakukan hal itu. Juga orang yang sedang marah, kecewa dsb pasti memiliki alasan mengeluarkan emosi tersebut. Kegelisahan adalah salah satu kondisi kejiwaan yang pasti dialami oleh setiap manusia. Kegelisahan adalah kondisi dimana seseorang tidak merasa nyaman, tentram atau damai baik dalam hal fisik maupun kejiwaan. Ciri-ciri orang yang mengalami kegelisahan dapat dilihat dari tingkah laku dan gerak-gerik yang di tunjukkan. Kegelisahan merupakan akibat dari perasaan cemas dan khawatir terhadap kondisi atau kejadian yang dialami manusia. Kegelisahan merupakan hal yang sangat wajar dialami oleh manusia. Selama manusia masih ada di bumi, pasti manusia mengalami masalah yang berpotensi membuat kegelisahan. Kecemasan yang menghinggapi manusia merupakan salah satu pertanda bahwa manusia itu masih memiliki akal sehat dan akal budi. Sumber-sumber kegelisahan dapat berasal dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Namun sebesar apapun kegelisahan, kecemasan dan kekhawatiran yang dialami seseorang, tidak akan menyelesaikan masalah yang sebenarnya. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kegelisahan antara lain :

  • Selalu bersyukur, apapun masalah yang dihadapi. Bersyukur adalah kata yang mudah diucapkan namun sangat sulit untuk dilakukan. Bersyukur hanya bisa dilakukan apabila manusia tersebut menyadari bahwa setiap manusia memiliki masalahnya masing-masing dan tentu tidak ada masalah yang yang tidak dapat diselesaikan. Terlalu banyak alasan untuk mengeluh, namun dengan melihat sekeliling, kita dapat menemukan bahwa kita bukan satu-satunya orang yang mengalami masalah
  • Mengingat semua memori positif di masa lalu. Dengan mengingat hal-hal yangbaik yang pernah terjadi atas hidup kita, kita dapat lebih bersyukur bahwa hidup itu sangat dinamis dan berwarna. Bahkan masalah merupakan bagian dari dinamika tersebut.
  • Introspeksi diri. Dengan mengintrospeksi diri maka kita dapat mengetahui sumber dari kegelisahan itu. Apakah bersumber dari diri sendiri, dari orang lain, atau bahkan kejadian yang tidak terduga sama sekali. Dengan introspeksi diri kita dapat mengurai permasalahan dan berusaha menyelesaikannya.
  • Tetap tenang, jangan panic. Seseorang yang panik lebih berpotensi untuk memperparah keadaan. Suatu penelitian mengungkapkan bahwa disaat kita panik/ marah, disaat itu pula kecerdasan seseorang berkurang. Maka kita tidak heran bahwa banyak criminal yang melakukan aksinya dalam keadaan panik atau tertekan.
  • Melakukan hal yang disuka. Berolah raga, bermain music dan segala hal yang disukai seseorang berpotensi mengurangi kegelisahan. Dengan melakukan hal yang disuka, kita dapat sejenak mengendurkan pikiran dari kegelisahan yang menghantui.
  • Berdoa. Ada saat dimana seseorang merasa sangat tidak berdaya. Pada titik inilah kita tidak hanya bisa menyerahkan permasalahan kita kepada sesuatu yang lebih berkuasa, yaitu tuhan. Dengan berdoa kepada Tuhan, kita menyadari bahwa kemampuan manusia terbatas, dan terdapat rancangan Tuhan atas masalah yang terjadi atas hdup kita. Tidak mungkin Tuhan memberikan beban yang tidak bisa ditanggung oleh umat-Nya

Dari semua yang dituliskan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa kegelisahan adalah hal yang wajar dialami manusia. Kegelisahan dapat diatasi dan itu kembali pada diri masing-masing, apakah ingin terus gelisah atau menyudahinya. Kalau burung-burung di udara di pelihara Tuhan, mengapa kita manusia yang lebih mulia harus khawatir akan soal-soal kehidupan?

BAB 9 :MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Satu lagi aspek kehidupan manusia yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, tanggung jawab. Menurut kamus bahasa Indonesia, tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Dalam setiap tindakan, pasti memiliki suatu dampak terhadap diri sendiri maupun orang lain. Nah, dampak tersebutlah yang harus kita tanggung akibatnya. Ada berbagai macam tanggung jawab yang harus dipikul manusia.

-Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Adalah tanggung jawab yang paling mendasar. Tanggung jawab terhadap diri sendiri adalah kesadaran diri sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Manusia yang merupakan individu /pribadi memiliki keinginan, harapan, masalah dan perbuatan yang harus dipertanggungjawabkan. Contoh :seorang mahasiswa yang memilih jurusan menurut keinginannya sendiri harus bertanggung jawab atas pilihannya, salah satunya dengan belajar dengan rajin hingga menyelesaikan pendidikannya.

-Tanggung jawab terhadap keluarga

Keluarga merupakan lingkaran sosial terkecil yang menaungi manusia. Setiap bagian keluarga memiliki hak dan kewajiban yang harus dijalani. Ayah sebagai pemimpin kelarga bertugas mencari nafkah, ibu bertugas mengurus pekerjaan rumah tangga, anak berkewajiban untuk taat dan patuh pada orangtua hingga dapat hidup mandiri.

-Tanggung jawab terhadap masyarakat

Adalah tanggung jawab yang paling luas lingkupnya. Manusia sebagai mahluk sosial memiliki hak kewajiban sebagai bagian dari tatanan struktur sosial yang dibentuk oleh masyarakat. Tanggung jawab ini hanya bisa dipenuhi apabila manusia tersebut sudah sadar betul akan posisinya dalam masyarakat dan sudah melaksanakan kewajiban yang pertama dan kedua. Contoh : Seorang warga Negara yang baik sudah sepantasnya menghormati hukum, membayar pajak dan membantu sesama. Namun tanggung jawab ini terkadang seringkali diabaikan karena kurangnya control sosial dari masyrakat dan lemahnya penegakan hukum.

-Tanggung jawab terhadap Tuhan

Ini merupakan tanggung jawab yang paling sulit untuk dilaksanakan. Seseorang yang meyakini keberadaan Tuhan, seharusnya tahu akan konsekuensi dari segala tindakannya di Bumi. Umat beragama meyakini adanya surge dan neraka. Segala perbuatan kita di dunia dipercaya bahwa akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat. Ini kembali lagi kepada keimanan dari masing-masing orang. Orang yang beriman dan menghayati segala aturan agama sudah pasti bisa bertanggung jawab baik terhadap diri sendiri , terhadap keluarga bahkan terhadap Tuhan yang tidak kelihatan. Bagaimana seseorang dapat bertanggung jawab kepada Tuhan yang tidak kelihatan sedangkan untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri tidak mampu? Inilah tantangan kita sebagai umat manusia yang memiliki akal budi, hikmat dan kehendak.

Dari semua tanggung jawab yang sudah disebutkan diatas, saya dapat menyimpulkan bahwa segala perbuatan manusia hanya bisa dipertanggung jawabkan oleh orang yang bersangkutan itu sendiri. Tanggung jawab adalah sebuah kodrat yang tidak bisa dibebankan kepada orang lain. Dosa-yang dilakukan oleh seorang anak tidak mungkin dibebankan kepada orangtuanya, begitu pula sebaliknya. Kembali lagi tingkat pengetahuan dan kedewasaan yang bisa menjadikan seseorang menjadi manusia yang bertanggung jawab baik dihadapan Tuhan dan manusia.

Minggu, 12 Juni 2011

BAB 8 : MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Manusia adalah makhluk paling mulia di muka bumi, sekaligus makhluk yang paling kompleks. Setiap tindakan manusia berdampak, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Dalam menjalani hidup, manusia harus mempunyai pandangan terhadap kehidupan itu sendiri. Manusia yang tidak memiliki pandangan hidup akan mudah terbawa arus dan akhirnya menjalani hidup hanya sekedar rutinitas bahkan tidak menyadari apa sebenarnya tujuan hidupnya itu sendiri. Hal ini merupakan hal yang paling mendasar dalam kehidupan manusia. Namun seringkali kita tidak berpikir sejauh itu. Tujuan hidup seakan suatu yang begitu rumit untuk dijelaskan. Pandangan hidup adalah cara seseorang memahami arti dari kehidupan dan menjalaninya dengan pandangan tersebut. Bagaimana seseorang memandang hidupnya, itu merupakan proses aktualisasi yang hanya bisa dijelaskan oleh orang bersangkutan tersebut. Dalam ilmu psikologi atau filsafat, ada beberapa sumber pandangan hidup. Diantaranya :

-Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.

-Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut

-Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relative kebenarannya.

Dalam hal ini, pandangan hidup yang mutlak, yaitu pandangan hidup menurut agama, seharusnya menjadi pandangan hidup yang utama, sehingga manusia dapat menjalani hidup dengan tujuan yang jelas, tidak terombang-ambing. Namun dalam menentukan pandangan hidup, kita harus hati-hati dengan ideology yang berkembang. Bahkan ideology berdasarkan agama pun sering disusupi dengan ide-ide yang tidak baik bagi kehidupan bersama umat manusia. Contoh, ideology yang dianut oleh para teroris. Para ulama mengecam keras aksi-aksi terorisme. Kebenaran yang sepotong dapat membuat manusia tidak memahami pandangan hidup secara utuh.